Rabu, 11 November 2015
Sabtu, 06 Juni 2015
makalah media grafis
KATA PENGANTAR
Alhamdulillahirrabbil’alamin, segala puji kehadirat Allah SWT yang telah
memberikan taufik dan hidayahnya sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah
ini di IAIN Bukittinggi. Kemudian
sholawat dan salam semoga allah sampaikan kepada Nabi
Muhammad SAW yang telah meninggalkan petunjuk yang benar bagi manusia untuk
menempuh jalan yang diridhai Allah SWT.
Makalah yang
berjudul “Media Grafis” ini telah penulis selesaikan untuk menyelesaikan tugas dalam mata kuliah Media
Pembelajaran.
Penulis menyadari bahwa penulisan makalah masih banyak kekurangannya, baik
dari segi bentuk dan isinya, karena terbatasnya pengetahuan dan pengalaman. Untuk itu penulis mengharapkan kritik dan saran yang bersifat
membantu demi kesempurnaan makalah ini.
Penulis mendo’akan
semoga seluruh bantuan yang penulis terima dari semua pihak dibalas dengan
pahala dan kebaikan yang berlipat ganda dari Allah SWT.
Amin ya rabbal’alamin.
Wassalam
Penulis
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR.............................................................................................................1
DAFTAR ISI............................................................................................................................2
BAB I PENDAHULUAN
A.Latar
Belakang.......................................................................................................................3
B.Rumusan
Masalah..................................................................................................................3
C.Tujuan.....................................................................................................................................3
BAB II PEMBAHASAN
A.Pengertian Media grafis........................................................................................................4
B. Macam-macam Media grafis................................................................................................4
C. kelebihan dan kekurangan serta tujuan media
grafis...........................................................10
BAB III PENUTUP
A.Kesimpulan..........................................................................................................................12
B.Saran....................................................................................................................................12
DAFTAR PUSTAKA.............................................................................................................13
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Media adalah segala sesuatu yang dapat dipergunakan untuk menyalurkan pesan
dan dapat merangsang pikiran, dapat membangkitkan semangat, perhatian, dan
kemauan siswa sehingga dapat mendorong terjadinya proses pembelajaran pada diri
siswa.
Media grafis adalah media visual yang menyajikan fakta, ide atau gagasan
melalui penyajian kata-kata, kalimat, angka dan gambar/simbol garfis biasanya
digunakan untuk menarik perhatian, memperjelas sajian ide, dan mengilustrasikan
fakta-fakta sehingga menarik dan diingat orang. Media grafis termasuk
media yang relatif ditinjau dari segi biayanya. Media grafis mempunyai jenis
yang bermacam-macam
yang akan dibahas di dalam makalah ini.
B. Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang di atas dapat dirumuskan
rumusan masalah sebagai berikut:
1. Apakah pengertian dari media media grafis?
2. Apa sajakah macam-macam dari media grafis?
3. Apakah kelemahan dan kelebihan dari media grafis
serta apakah tujuan dari media grafis tersebut?
C. Tujuan
1. Untuk mengetahui pengertian media grafis.
2. Untuk mengetahui macam-macam media grafis.
3. Untuk mengetahui kelemahan dan kelebihan serta
tujuan dari media grafis.
BAB
II
PEMBAHASAN
A. Pengertian Media Grafis
Webster mendefinisikan
grapichs sebagai seni atau
ilmu menggambar, terutama penggambaran mekanik. Dalam pengertian media visual,
istilah grapich atau garphics adalah material yang mempunyai arti yang luas,
bukan hanya sekedar menggambar. Dalam bahasa Yunani, Graphikos mengandung pengertian
melukiskan atau menggambarkan garis-garis. Sebagai kata sifat, graphics
diartikan sebagai penjelasan yang hidup, uraian yang kuat, atau penyajian yang efektif.
Media grafis termasuk
media visual. Sebagaimana halnya media yang lain media grafis berfungsi untuk
menyalurkan pesan dari sumber kepenerima pesan. Saluran yang dipakai menyangkut
media penglihatan. Pesan yang akan disampaikan dituangkan kedalam simbol-simbol
komunikasi visual.
Simbol-simbol tersebut
perlu dipahami benar artinya agar proses penyampaian pesan dapat berhasil dan
efisien. Selain fungsi umum tersebut, secara khusus grafis berfungsi pula untuk
menarik perhatian, menjelas sajian ide, mengilustrasikan atau menghiasi fakta
yang mungkin akan cepat dilupakan atau diabaikan apabila tidak digrafiskan.
B.
Macam-macam media grafis
1. Kartun
Kartun
sebagai salah satu bentuk komunikasi grafis, adalah suatu gambar interperatif
yang menggunakan simbol-simbol untuk menyampaikan suatu pesan secara cepat dan
ringkas atau sesuatu sikap terhadap orang, situasi, atau kejadian-kejadian
tertentu. Kemampuannya besar
sekali untuk menarik perhatian, mampengaruhi sikap atau tingkah laku. Kartun
biasanya hanya menangkap esensi pesan yang harus disampaikan dan menuangkannya
kedalam gambar sederhana, tanpa detail dengan menggunakan simbol-simbol serta
karakter yang mudah dikenal dan dimengerti dengan cepat. Kartun sebagai alat
bantu mempunyai manfaat penting dalam pengajaran, terutama dalam menjelaskan
rangkaian isi bahan dalam suatu urutan logis atau mengandung makna. kartun banyak
bergantung pada kunci perwatakan untuk pengenalan terhadap rincian fotogarfis
secara luas.
Penggunaan Kartun:
a. Untuk Motivasi
Sesuai dengan wataknya
kartun yang efektif akan menarik perhatian serta menumbuhkan minat belajar
siswa. Ini menunjukkan bahan-bahan kartun bisa menjadi alat motivasi yang
berguna dikelas. Beberapa kartun dengan topik yang sedang hangat, bilamana
cocok dengan tujuan pengajaran, merupakan pembuka diskusi yang efektif.
b. Sebagai Ilustrasi
Seorang guru melaporkan
hasil efektif dengan penggunaan kartun-kartun dalam menggambarkan konsep ilmiah
pengajaran sains. Sebagian dipakai untuk mengemukakan beberapa pertanyaan tentang ada
tidaknya situasi ilmiah yang dapat digambarkan didalam kartun. Sebagian lagi
menggambarkan kesalahan-kesalahan dalam menafsirkan isi yang terkandung dalam
kartun. Ini berarti kartun tidak digunakan sebagai ilustrasi dalam kegiatan
pengajaran. Namun demikian guru perlu selektif dalam memilih kartun untuk
menjaga reaksi lelucon yang murni diantara siswa dan tidak kehilangan perhatian
kepada bagian-bagian yang terinci yang tidak ada hubungannya dengan maksud
membuat kartun. Pemakaian kartun mempunyai dua macam keuntungan berharga, yaitu
gambar-gambarnya dapat menarik perhatian sehingga pelajaran lebih berarti dan
sebagai selingan serta variasi dalam mengajar.
c. Untuk Kegiatan Siswa
Jenis lain kartun yang
digunakan adalah kreasi kartun-kartun yang dibuat siswa sendiri. Para siswa membuat kartun
untuk menumbuhkan minat dalam kampanye kebersihan, keselamatan pengemudi dan lain-lain.
Dijumpai pula beberapa kartun yang bertemakan kampanye-kampanye tentang
mengingatkan rasa keadilan, ketangkasan olahraga, dan kampanye tentang
kebiasaan makan diruangan. Maksud dari hasil karya siswa itu, yang berisi jenis
lelucon yang sesuai dengan tingkat kematangannya, adalah menyuarakan perasaan
para siswa. Kartun-kartun yang dibuat para siswa dapat dimanfaatkan untuk
keperluan pengajaran. Ilmu sosial umunya merupakan gagasan-gagasan dari
pembuatan kartun-kartun. Kesusasteraan dan tatabahasa pun memberi kesempatan
bagi penggambaran kartun sebagai ilustrasi dari pengetahuan yang diperoleh para
siswa.
2. Gambar Sederhana
Bagi guru yang kurang
pandai menggambar dapat mempergunakan gambar sederhana yang menggunakan gambar
sederhana dalam menerangkan materti pelajaran hanya dengan membuat grafis dan
lingkaran (stick figure). Gambar semacam ini digunakan hampir untuk
semua tingkat pelajaran atau kecerdasan. Pengguanannya tidak saja menarik
tetapi juga meningkat perhatian dan memperjelas ide atau informasi yang
dikemukakan.
Gambar yang terdiri
dari garis dan lingkaran ini merupakan alat yang ampuh untuk menyingkirkan
hambatan buta huruf dan kesukaran bahasa.
Ada beberapa hal yang
harus diperhatikan dalam membuat gambar dengan garis lingkaran, sebagaimana
yang dikemukakan oleh Amir Hamzah Sulieman (1995: 112) sebagai berikut:
a.
Gunakan warna yang gelap untuk garis dan lingkaran
supaya kontras dengan kertas sebagai latar belakangnya.
b.
Jangan ragu-ragu untuk memulai gambar objek yang
dimaksud dan dipelajari sambil melakukannya.
c.
Gambar-gambar harus besar dan garis-garis harus tebal
agar jelas.
d.
Tentukan terlebih dahulu bidang gambar, pilihlah
diantra dua bidang, bidang yang tegak dan bidang yang datar.
e.
Gunakan satu bidang saja untuk satu objek.
f.
Gunakan seluruh bidang dan jangan biarkan sebagian
besar bidang ada yang kosong.
g.
Ada baiknya membuat sketsa terlebih dahulu dengan
pensil supaya dapat dihapus jika keliru, kemudian dapat digunakan spidol atau
tinta.
Penggunaan gambar sederhana:
Dalam memilih gambar
yang baik perlu diperhatikan hal-hal sebagai berikut:
a.
Keaslian gambar, sumber yang digunakan hendaklah
menunjukkan keaslian atas situasi yang sederhana.
b.
Kesederhanaan, terutama dalam menentukan warna akan
menimbulkan kesan tertentu, mempunyai nilai estetis secara murni dan mengandung
nilai praktis. Sahakan supaya anak tertarik pada gambar yang dipergunakan.
c.
Bentuk item, diusahakan agar anak memperoleh tanggapan
tentang objek-objek dalam gambar mislanya gambar dalam majalah, surat kabar dan
lainnya.
d.
Gambar yang digunakan hendaklah menunjukkan hal yang
sedang dibicarakan atau dilakukan. Anak biasanya lebih tertarik untuk memahami
sesuatu gambar yang kelihatannya sedang bergerak.
e.
Harus diperhatikan nilai fotografinya. Biasanya
anak-anak memusatkan perhatian pada sumber-sumber yang lebih menarik.
f.
Segi artistik juga perlu diperhatikan. Penggunaannya
harus disesuaikan dengan tujuan yang ingin dicapai. Sumber yang bagus belum
tentu efektif, mungkin anak-anak lebih tertarik pada gambar-gambar yang
kelihatannya tidak bagus mislanya lapangan yang luas, batu-batu karang dan
sebagainya.
g.
Gambar harus cukup populer, dimana gambar tersebut
telah cukup terkenal oleh anak-anak secara sebagian atau keseluruhannya. Hal
ini membantu mereka untuk mendapatkan gambaran yang besar terhadap objek yang
ada pada gambar tersebut. Misalnya; rumah adat Minangkabau di TMII, candi
Borobudur dan sebagainya.
h.
Gambar harus dinamis yaitu menunjukkan aktivitas
tertentu misalnya pelari membawa obor, Karavan Sapi dari Madura, atau gambar
orang yang sedang bekerja keras dan sebagainya.
i.
Gambar harus membawa pesan (message) yang cocok
untuk tujuan pengajaran yang sedang dibahas, bukan hanya segi bagusnya saja
tetapi yang terpenting gambar tersebut membawa pesan tertentu.
3. Gambar/ Foto
Foto merupakan media reproduksi bentuk asli dalam 2
dimensi. Foto ini merupakan alat visual yang efektif karena dapat
divisualisasikan sesuatu yang akan dijelaskan dengan lebih kongkret dan
relistis. Foto ini dapat mengatasi ruang dan waktu. Sesuatu yang terjadi di
tempat yang lain dapat dilihat oleh orang yang berada dari jauh dari tempat
kejadian dalam bentuk yang setelah kejadian itu berlalu.
Kelebihan media gambar/ foto adalah:
1.
Sifatnya
kongkrit
2.
Gambar dapat
mengatasi ruang dan waktu
3.
Foto dapat
mengatasi keterbatasan pengamatan
4.
Dapat
memperjelas suatu masalah dalam bidang apasaja.
5.
Murah harganya
dan gampang didapat serta digunakan tanpa memerlukan peralatan khusus
Disamping memiliki kelebihan gambar/foto juga mempunyai kekurangan:
1.
Hanya
menekankan persepsi indera mata
2.
Ukurannya
sangat terbatas untuk kelompok besar
3.
Tidak meratanya
penggunaan foto tersebut terhadap siswa
4.
Komik
Komik dapat
didefinisikan sebagai suatu bentuk kartun yang mengungkapkan karakter dan
memerankan suatu cerita dalam urutan yang erat dihubungkan dengan gambar dan
dirancang untuk memberikan hiburan kepada pembaca. Apabila kartun sangat
bergantung kepada dampak penglihatan tunggal, maka komik terdiri atas berbagai
situasi cerita bersambung. Perbedaan lain menyatakan bahwa komik sifatnya
humor, sedangkan sambungan yang paling unik dan berarti dari kartun pada bidang
masalah-masalah politik dan sosial. Beberapa perwatakan lain dari komik harus
dikenal agar kekuatan medium ini bisa dihayati. Komik memusatkan perhatian di
sekitar rakyat. Cerita-ceritanya mengenai diri pribadi sehingga pembaca dapat
segera mengidentifikasikan dirinya melalui perasaan serta tindakan dari
perwatakan-perwatakan tokoh utamanya. Cerita-ceritanya ringkas dan menarik
perhatian, dilengkapi dengan aksi, bahkan dalam lembaran surat kabar dan
buku-buku, komik dibuat lebih hidup serta diolah dengan pemakaian warna-warna
utama secara bebas.
Komik merupakan media
yang mempunyai sifat sederhana, jelas, mudah dipahami. Oleh sebab itu media
komik dapat berfungsi sebagai media yang informatif dan edukatif. Komik berfungsi untuk
menarik perhatian, memperjelas sajian ide, mengilustrasian fakta yang mungkin
akan cepat dilupakan atau diabaikan bila tidak di grafiskan. Guru harus
hati-hati sebab sering kali komik lebih bersifat komersial tanpa
mempertimbangkan akibat yang ditimbulkannya.
5.
Poster
Poster merupakan gabungan antara gambar dan tulisan dalam
satu bidang yang memberikan informasi tentang satu atau dua ide pokok, poster
hendaknya dibuat dengan gambar dekoratif
dan huruf yang jelas.
ciri-ciri poster yang baik adalah:
1.
Sederhana.
2.
Menyajikan satu
ide.
3.
Dengan slogan
yang ringkas.
4.
Gambar dan
tulisan yang jelas .
5.
Mempunyai
variasi dan komposisi yang bagus.
6.
Media Diagram
Sebagai suatu gambar sederhana yang menggunakan
garis-garis dan simbol-simbol, diagram atau skema menggambarkan struktur dari
objek nya secara garis besar , menunjukkan hubungan yang ada antar komponennya
atau sifat-sifat proses yang ada disitu.
Isi diagram pada umumnya berupa petunjuk-petunjuk.
Diagram menyederhanakan yang kompleks sehingga dapat memperjelas penyajian
pesan.
Diagram yang baik sebagai media pendidikan adalah sebagai berikut:
1.
Benar, digambar
rapi, diberi title, label dan penjelasan-penjelasan yang perlu.
2.
Cukup besar dan
ditempatkan secara strategis
3.
Penyusunannya
disesuaikan dengan pola membaca yang umum: dari kiri kekanan dan dari atas
kebawah
7. Grafik
Grafik adalah gambar sederhana yang menggunakan
titik-titik, garis atau gambar. Untuk melengkapi seringkali simbol-simbol
verbal digunakan pula disitu. Fungsinya adalah untuk menggambarkan data
kuantitatif secara teliti , menerangkan perkembangan atau perbandingan sesuatu objek atau peristiwa yang saling berhubungan
secara singkat dan jelas.
Kelebihan grafik sebagai media:
1.
Untuk
mempelajari dan mengingat data-data kuantitatif dan hubungan-hubungannya.
2.
Grafik dengan
cepat memungkinkan kita mengadakan analisis , interpretasi dan perbandingan
antar data-data yang disajikan baik dalam hal ukuran , jumlah, pertumbuhan dan
arah.
3.
Penyajian data
grafik :jelas, cepat,menarik, ringkas dan logis.
Ada beberapa macam grafik diantaranya adalah:
a.grafik garis
b.grafik batang
c.grafik lingkaran
8 . Bagan/Chart
Fungsinya adalah menyajikan ide-ide atau konsep-konsep
yang sulit bila hanya disampaikan secara tertulis atau lisan secara visual.
Jenis bagan ada dua yaitu:
1.chart yang menyajikan pesannya bertahap
Yaitu: bagan balikan(flip chart), bagan tertutup(hidden
chart).
2. chart yang menyajikan pesannya sekaligus
Yaitu: bagan pohon(tree chart)-silsilah, bagan arus(flow
chart), bagan garis waktu(timeline chart), dan stream chart.
9. Peta dan Globe
Pada dasarnya peta dan globe berfungsi untuk menyajikan
data-data lokasi.tetapi secara khusus peta dan globe tersebut memberikan
informasi tentang:
a.
Keadaan
permukaan bumi, daratan, sungai-sungai, gunung-gunung, dan bentuk-bentuk
daratan serta perairan lainnya.
b.
Tempat-tempat
serta arah dan jarak dengan tempat yang lain
c.
Data-data
budaya dan kemasyarakatan
d.
Data-data
ekonomi
Kelebihan peta dan globe di dalam pengajaran adalah:
a.memungkinkan siswa mengerti posisi dari kesatuan
politik, daerah kepulauan dan lain-lain
b. merangsang minat siswa terhadap penduduk dan
pengaruh-pengaruh geografis
c.memungkinkan siswa memperoleh gambaran tentang imigrasi
dan distribusi penduduk, tumbuh-tumbuhan dan kehidupan hewan serta bentuk bumi
yang sebenarnya .
10. Papan Flanel.
11. Papan Buletin.
C.
Kelebihan dan Kelemahan serta tujuan dari media grafis.
Adapun kelemahan dan
kelebihan media grafis yaitu sebagai berikut:
Kelemahan media grafis
antara lain:
1.
Membutuhkan keterampilan dalam pembuatannya, terutama untuk grafis yang lebih kompleks.
2.
Penyajian pesan hanya berupa unsur visual.
Sedangkan kelebihan
media grafis antara lain:
1.
Dapat mempermudah dan mempercepat pemahaman siswa
terhadap pesan yang disajikan.
2.
Dapat dilengkapi dengan warna-warna sehingga lebih
menarik perhatian siswa.
3.
Pembuatannya mudah dan harganya murah.
Tujuan media grafis:
1.
Memperkenalkan, membentuk, memperkaya, serta
memperjelas pengertian/konsep yang abstrak kepada siswa.
2.
Mengembangkan sikap-sikap yang dikehendaki.
3.
Mendorong kegiatan siswa lebih lanjut.
BAB III
PENUTUP
A. KESIMPULAN
Media grafis adalah media visual yang menyajikan
fakta, ide atau gagasan melalui penyajian kata-kata, kalimat, angka dan
gambar/simbol garfis biasanya digunakan untuk menarik perhatian, memperjelas
sajian ide, dan mengilustrasikan fakta-fakta sehingga menarik dan diingat
orang.
Macam-macam media grafis:
1.
Kartun
2.
Gambar
sederhana
3.
Gambar
/ Foto
4.
Komik
5.
Poster
6.
Media
diagram
7.
Grafik
8.
Bagan
/ Chart
9.
Peta
dan Globe
10. Papan Flanel
11. Papan Buletin
B. SARAN
Penulis menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari kesempurnaan. Untuk itu
penulis mengharapkan kritik dan saran yang membangun untuk penulis dan pembaca
dari berbagai pihak.
DAFTAR PUSTAKA
Danin,
Sudarwan, Media Komunikasi Pendidikan, Jakarta: Bumi Aksara, 1994
Sadiman, Arief S., Media Pendidikan, Jakarta: PT. Raja Grafindo
Persada, 1996
Sudjana, Nana dkk, Media
Pengajaran, Bandung: Sinar Baru Algesindo, 2009
Usman, Media Pembelajaran, Jakarta: Ciputat Pers, 2002
http://tekpen07b.blogspot.com/2011/01/pengertian-macam-macam-media-grafis_30.html...
Langganan:
Postingan (Atom)